Rabu, 02 Desember 2015
Rabu, 25 November 2015
Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan utuk membentuk badan usaha yaitu :
1. Jenis usaha yang dijalankan
Yang utama adalah jenis usaha apa yang ingin dijalankan. Biasanya sesuai selera si pembuat bisnis ingin di bidang industri,perdagangan dsb . Seseorang yang ingin memulai membentuk badan usaha harus selektif dalam memilih jenis usaha yang akan dijalankan dan harus mengetahui resiko yang akan terjadi .
2. Batas wewenang dan tanggung jawab pemilik
Ketika menjalankan bisnis, ada 2 hal yang sangat erat berkaitan, yaitu mengenai pengambilan keputusan dan batas kewenangan dalam menjalankan bisnis. Karakter badan usaha sangat menentukan hal ini. Karena tidak semua badan usaha memiliki pemisahan tanggung jawab antara pemilik dengan badan usahanya. Dalam hal memilih CV atau Firma sebagai badan usaha, ketika timbul suatu kerugian, maka kerugian tersebut menjadi tanggung jawab pemiliknya juga, hingga ke harta pribadi. Berbeda dengan Perseroan Terbatas, dimana ada keterbatasan tanggung jawab.
3. Kapasitas Keuangan dan Kemudahan Pendirian
Umumnya para pebisnis berskala kecil, ingin memilih pendirian badan usaha yang prosesnya sederhana dan biaya sesuai dengan kapasitas keuangannya. Ketika budgetnya tidak mencukupi untuk mendirikan Perseroan Terbatas, seringkali badan yang dipilih adalah CV. Namun yang harus diperhatikan adalah karakter dari badan usaha yang dipilih berikut tanggung jawabnya.
4. Kemudahan memperoleh modal
Dalam bisnis, pemisahan keuangan pribadi dengan bisnis adalah hal mutlak. Ketika membuat badan usaha, diharapkan dapat membuat rekening atas nama perusahaan tersebut. Sehingga, untuk keperluan permodalan, akan dapat dengan mudah mengajukan ke perbankan atau investor apabila cash flow yang telah berdiri sendiri dan berjalan baik dari bisnis tersebut sudah diletakkan pada wadah khusus, yaitu rekening perusahaan.
5. Besarnya resiko kepemilikan
Para pengusaha harus memikirkan resiko-resiko yang akan terjadi dalam perusahaannya. Misalnya pengusaha dalam bidang industri akan menggunakan alat-alat produksi yang membutuhkan perawatan sesering mungkin agar terhindar dari resiko kerusakan, cacat, dll.
6. Perkembangan usaha
Pengusaha haruslah visioner, oleh karena itu optimisme dalam mengembangkan bisnis juga merupakan pertimbangan dalam memilih badan usaha. Seiring dengan perkembangan bisnis, maka tidak hanya omset yang makin besar, namun resikonya juga makin besar. Oleh karena itu perlu disesuaikan dan dipersiapkan strategi memilih badan usaha yang tepat.
https://firanitustita.wordpress.com
Bentuk usaha koperasi cocok untuk bangsa Indonesia karena dalam UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO 25 TAHUN 1992 TENTANG PERKOPERASIAN berisi :
a. bahwa Koperasi, baik sebagai gerakan ekonomi rakyat maupun sebagai badan usaha berperan serta untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam tata perekonomian nasional yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi;
b. bahwa Koperasi perlu lebih membangun dirinya dan dibangun menjadi kuat dan mandiri berdasarkan prinsip Koperasi sehingga mampu berperan sebagai sokoguru perekonomian nasional;
c. bahwa pembangunan Koperasi merupakan tugas dan tanggung jawab Pemerintah dan seluruh rakyat;
d. bahwa untuk� mewujudkan hal-hal tersebut dan menyelaraskan dengan perkembangan keadaan, perlu mengatur kembali ketentuan tentang perkoperasian dalam suatu Undang-undang sebagai pengganti Undang-undang Nomor 12 Tahun 1967 tentang Pokok-pokok Perkoperasian.
Jadi kesimpulannya adalah bahwa bentuk usaha koperaasi menjujung tinggi demokrasi dan gotong royong yang membawa setiap masyarakat menuju kepada kesejahteraan. Dan bentuk usaha koperasi juga membantu rakyat-rakyat kecil yang kesusahan sehingga memperoleh kehidupan yang lebih layak lagi. Contoh nya adalah para petani .
Yang menyebabkan bentuk usaha koperasi kurang berkembang adalah :
Salah satunya adalah dari pihak intern nya sendiri yang kurang profesional, dikarenakan oleh pendidikan yang kurang memadai kurangnya keterampilan dan kurangnya wawasan.
Yang kedua kurangnya pemodalan untuk koperasi. Ini yang menyebabkan koperasi di Indonesia kurang berkembang. Pihak koperasi kurang inisiatif untuk mencari modal sendiri dan kurang dapat menarik modal dari luar organisasi.dan kurangnya sarana dan prasarana yang disediakan. Dan setiap pekerja masih ada yang bekerja rangkap .
Rabu, 11 November 2015
PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
- Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.
Contoh perusahaan antara lain :
1. Perusahaan Nasional ( PT. Mahameru Kencana Abadi )
2. Perusahaan Internasional ( PT. Pertamina )t
3. Perusahaan Multinasional ( Adidas )
4. Perusahaan Global ( PT. Toyota Motor )
- Lingkungan Perusahaan adalah sesuatu yang ada di sekitar perusahaan dan memiliki pengaruh terhadap perusahaan. Secara umum lingkungan perusahaan dapat dibedakan menjadi lingkungan eksternal dan lingkungan internal.
- Lingkungan Eksternal : Perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusahaan. Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
a.
Lingkungan eksternal makro Adalah lingkungan
eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
- Keadaan alam : SDA, lingkungan.
- Politik dan hankam : kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada menciptakan : Hukum, Perekonomian, Pendidikan dan kebudayaan, Social dan budaya, Kependudukan, Hubungan internasional.
Contoh :
- Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
- Perantara : misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
- Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
- Pasar : sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2.
Lingkungan Internal : faktor-faktor yang berada
dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
- Tenaga kerja
- Peralatan dan mesin
- Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
- Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
- System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.
PERBEDAAN LETAK DAN TEMPAT PERUSAHAAN
- Letak Prusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
Jenis-Jenis Letak Perusahaan dibedakan menjadi 4, yaitu :
- Terikat
pada alam
Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
2.Terikat sejarah
Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
3.
Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan,
politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan
serendah mungkin.
4. Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah,
tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan
kesesuaian iklim.
Tempat Kedudukan Perusahaan
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi
oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
Contoh :
1. Lembaga Keuangan
2. Lembaga Pemerintah
3. Lembaga Pelanggan
Jadi Perbedaan letak perusahaan dengan tempat kedudukan
perusahaan terletak pada fungsinya. Tempat kedudukan perusahaan berfungsi
sebagai tempat administrasi perusahaan tersebut dan cenderung ke kota-kota
besar, sedangkan letak perusahaan berfungsi sebagai tempat mengolah produk
(keadaan fisik perusahaan untuk melaksanakan kegiatan operasional).
PERBEDAAN PERUSAHAAN DAN LEMBAGA SOSIAL
LEMBAGA SOSIAL
|
PERUSAHAAN
|
|
Non profit.
|
Profit.
|
|
Mendapatkan pemasukan atau modal dari sumbangan.
|
Mendapatkan pemasukan atau modal dari investor
dan pemilik perusahaan.
|
|
Menekankan prioritasnya pada tanggung jawab
sosial.
|
Menekankan prioritasnya pada tanggung jawab
pekerjaan yang dia miliki.
|
|
Mengoptimalkan pendapatan dengan mencari
sumbangan, hibah / subsidi dari pemerintah.
|
Mengoptimalkan pendapatan atau laba dengan
mengolah bahan baku atau sumber daya alam yang ada
|
|
Dll.....
|
Dll.....
|
SEANDAINYA ANDA BEKERJA ANDA LEBIH MEMILIH
PERUSAHAAN / LEMBAGA SOSIAL
Saya lebih memilih Perusahaan karena Gaji yang diberikan
lebih terjamin, lalu peluang pekerjaan untuk lulusan S1 lebih banyak. Dan di
Perusaahan kita juga mendapat tunjangan. Setiap perusahaan itu pasti beda-beda
tunjangan misalnya tunjangan Asuransi, tunjagan Lembur, tunjangan keluarga, tunjangan makan, tunjangan
Transportasi dan lain sebagainya.
Jadi intinya saya lebih
memilih perusahaan yang kemungkinan mempunyai laba yang sangat besar ketimbang
lembaga sosial.
Selasa, 03 November 2015
v Ada
empat pelaku bisnis yg ada di Indonesia, yaitu sebagai berikut:
Ø Rumah
tangga
Mengapa rumah tangga? Karena
menurut saya, Rumah
tangga merupakan pelaku ekonomi terkecil. Meskipun termasuk pelaku ekonomi
yg terkecil, tetapi rumah tangga inilah
yang merupakan pelaku ekonomi terpenting karena semua kegiatan
ekonomi berawal dari sana. Kegiatan produksi, distribusi,
dan konsumsi pasti melibatkan salah satu atau beberapa anggota
keluarga untuk mempermudah proses penyelesaian pekerjaan yang telah dilaksanakan.
Ø Perusahaaan-perusahaan
Yaitu adalah suatu lembaga atau
organisasi yang didirikan oleh suatu individu maupun gabungan beberapa individu
yang dimana suatu lembaga ini memiliki tujuan untuk menghasilkan beberapa jenis
barang maupun jasa yang diperlukan oleh setiap masyarakat. Biasanya kegiatan
ekonomi yang dilakukan oleh perusahaan itu meliputi kegiatan konsumsi,produksi
dan serta distribusi. Kegiatan yang pokok yang biasanya dilakukan yakni
produksi(menghasilkan suatu barang)dengan menghasilkan barang maupun jasa
inilah menunjukan bahwa perusahaan adalah salah satu pelaku ekonomi yang
mempunyai peran sebagai produsen.
Ø Negara
atau pemerintah
Negara merupakan terdiri dari
kumpulan masyarakat yang mempunyai kekuasaan tertinggi. Kekuasaan inilah
yang membedakan negara dengan pelaku-pelaku ekonomi lain. Selain
sebagai pelaku ekonomi, negara juga berperan sebagai pengatur
perekonomian. Serta Negara jugalah yang membuat suatu kebijakan ekonomi yang
akan diterapkan dalam kegiatan ekonomi ini.
Ø Masyarakat
Masyarakat sebagai pelaku ekonomi
maksudnya adalah masyarakat luar negeri. Masyarakat luar negeri juga termasuk
pelaku ekonomi yang penting bagi perekonomian karena berhubungan dengan
transaksi luar negeri. Transaksi luar negeri tidak hanya berupa transaksi perdagangan
namun juga berhubungan dengan penanaman modal asing, tukar menukar tenaga
kerja, serta pemberian pinjaman. Oleh karena itu, melakukan kerja sama dengan
masyarakat luar negeri sangat diperlukan karena pada dasarnya sebuah negara
tidak bisa berdiri sendiri tanpa berhubungan dengan negara lain.
v Manfaat
mata kuliah pengantar bisnis bagi saya yaitu kita dapat mengetahui konsep-konsep
dasar , ruang lingkup bisnis, serta operasionalisasi suatu kegiatan bisnis. Dapat
mengetahui faktor apakah yang dapat mempengaruhi kegiatan bisnis serta latar
belakang dan peluang kita dalam menjalankan kegiatan bisnis.
v Ada
lima masalah bisnis yang terjadi di Indonesia yaitu sebagai berikut:
1. Kemiskinan
Dari
segi distribusi pendapatan nasional, penduduk Indonesia berada dalam
kemiskinan. Sebagian besar kekayaan banyak dimiliki kelompok berpenghasilan
besar atau kelompok kaya Indonesia.
2. Sumber
Daya Manusia
Sumber
daya manusia inilah yang terpenting, namun saat ini sumber daya manusia pada
umumnya kurang memadai karena pendidikan serta keahlian yang mereka miliki pada
diri sendiri kurang memadai, dan menyebabkan beberapa perusahaan maupun lembaga
sulit mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kriteria yg dibutuhkan oleh
perusahaan.
3. Masalah
kesempatan kerja yang menyebabkan pengangguran
Masalah
pengangguran timbul karena terjadinya ketimpangan antara jumlah angkatan kerja
dan kesempatan kerja yang tersedia. Untuk mengatasi masalah ini pemerintah
melakukan pelatihan bagi tenaga kerja sehingga tenaga kerja memeiliki keahlian
sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia, pembukaan investasi baru, terutama
yang bersifat padat karya, pemberian informasi yang cepat mengenai lapangan
kerja.
4. Masalah
kekurangan modal
Kekurangan
modal disebabkan tingkat pendapatan masyarakat yang rendah yang menyebabkan
tabungan dan tingkat pembentukan modal sedikit. Cara mengatasinya melalui
peningkatan kualitas SDM atau peningkatan investasi menjadi lebih produktif.
5. Krisis
nilai tukar
Nilai
tukar rupiah yang semula dikaitkan dengan dolar AS secara tetap mulai diguncang
spekulan yang menyebabkan keguncangan pada perekonomian yang juga sangat
tergantung pada pinjaman luar negeri sektor swasta. Pemerintah menghadapi
krisis nilai tukar ini dengan melakukan intervensi di pasar untuk menyelamatkan
cadangan devisa yang semakin menyusut. Pemerintah menerapkan kebijakan nilai
tukar yang mengambang bebas sebagai pengganti kebijakan nilai
tukar
yang mengambang terkendali.
Dan
pemikiran sendiri
Langganan:
Postingan (Atom)